10/09/2008

arti cintamu

Saat itu matamu melihat mataku

Saat itu senyummu tersenyum padaku

Saat itu pula aku mulai jatuh cinta padamu

Waktu pun berlalu maju

Tidak seuntai kata pun terucap dariku

Hanya sapaan yang mungkin bagimu mengganggu

Aku mau menatapmu matamu

Aku mau mencintai cintamu

Aku mau berikan belai lembut kasih sayangku

Aku mau bersamamu

Hingga suatu ketika

Engkau bertanya kepadaku

Pertanyaanmu menjawab pertanyaanku

Senyumku menjawab pertanyaanmu

Kita tersipu dalam alunan waktu yang membantu

minggu sore

minggu sore ini….

Aku berjalan sendiri tanpa kau disisi

Terasa sunyi ditingkah deru roda kendaraan

Seolah sepi ditengah orang yang berlalu lalang

Hampa rasanya walau badan ini terhimpit

Terasa dingin meski tak ada angin dan air yang menetes

Tanpa ada canda dan ketawa-ketiwi

Sesaat terlintas bayang yang kurindu

Begitu jugakah dia…?

Suara hatikah ini…?

Atau hasutan nafsukah itu…?

Yang kurasa selalu ingin dekat dengannya

minggu sore seorang diri

Seolah waktu enggan berlari

Seakan aku tak beranjak

Seakan tujuankulah yang menghampiri

Membuyarkan lamunan, mengusir hayalan

Tapi tetap tak mampu ku menepis bayangan

Seakan melekat erat dikornea mata

Bayang yang menjerat jiwa dan selalu memikat hati

sederhana cinta

Cintaku padamu terlalu sederhana
hingga aku malu untuk meningkahinya
maka aku biarkan ia bermuara dengan kebersahajaannya
entah kemana dia kini bermuara

Mengenangmu

Mengenangmu membuatku mengerti kau ibarat jelmaan keindahan tuhan berbentuk perempuan.bening matamu sebentuk telaga yang memberi kedamaian,mengenangmu adalah membuatku sadar betapa aku terlalu mengharapkan kau hadir disini.

Surat dari Hatiku

Cantiknya malam

memanggilku penuh rindu ;

duduk diam, terpaut senyum kecil

Malam adalah sahabatku

angin malam, tolong antarkan

suratan hatiku

pada kekasihku di ujung sana

Termangu aku membayang

Tersipu aku mengungkap

Bunga mawar pink di hatiku

kini tumbuh dan tumbuh

menjadi pagoda alam cinta

di duniaku

Hangatnya mentari pagi,

merasuk tubuhmu ;

saat aku menyentuh tubuhmu

Cantiknya fajar sore,

menghias senyum manismu ;

rindu aku akan ciumanmu

Gagahnya sang rembulan,

menjadi bagian dirimu ;

maka aku tentram di pelukmu

Bintang mana tak bersinar,

karena cintamu

dan bintang itu tak akan pernah redup,

karena setitik kasih sayangmu

Aku memohon pada Sang Waktu

‘tuk menjadi saksi

dari keabadian cinta kita …

10/07/2008

biarlah

jangankan bercakap…!!!
Menyapapun kuragu,nanti malah terbelit lidahku
Cukuplah langkahku memberi tahu, tak perlu sampai jabat tanganku
Biarlah kehendakku yang bergejolak, tak perlu tubuhku harus berontak

Jangankan mengadu…!!!
bicarapun enggan, nanti malah luka kemudian
cukuplah sepiku yang berucap, tak perlu sampai salamku mengungkap
biarlah mataku yang berujar, tak perlu kupaksa itu benar

Tidak bercakap…!!! Tidak pula mengadu..!!
Karena aku lebih baik bisu, nyanyikan harmoni memetik dawai sendu
sekalipun detak nadi hentikan denyut jantungku
aku tetap ingin diam….
Tidak bercakap..!!! tidak pula mengadu…!!!

malam yang membosankan

ach …..

malam ini …

mengapa aku harus kembali lagi seperti dulu ..

dulu …

yang sering aku lalui dengan kesedihan …

mengapa hari ini…

malam ini…

harus terulang lagi …!!!

aku tak tahu sebab mengapa aku seperti ini ????

yang pasti aku sedang jengkel dengan semuanya …

apalagi temanku yang terus saja mengejekku…

nambah-nambahin sebel aja…????

memang mala ini aku sebel dan suangat jengkel sekali karena …?????

k

apalagi ditambah dengan temanku yang terusa mengejek aku karena dibuat pusing cewek ….

tuambah lagi sebelnya bukan ..

ach pokoknya malam ini adalah malam yang menyebalkan dalam hidupku ….

sebel…

sebel…

jengkel…

jengkel…

"Magical Template" designed by Blogger Buster